MOKOLOMBAN, PATRICK GLENN DONALD (2008) TINJAUAN KARAKTERISTIK LIMBAH CAIR TAHU PADA INDUSTRI TAHU DI DISTRIK ABEPURA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
PATRICK GLENN DONALD MOKOLOMBAN.pdf

Download (10MB)

Abstract

Limbah cair industri tahu yang dibuang secara langsung tanpa pengolahan
terlebih dahulu akan menyebabkan terjadinya pencemaran badan air, seperti warna
sungai menjadi keruh dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Hal ini disebabkan
karena banyaknya air limbah yang dibuang dari industri tahu setiap harinya. Untuk
mengetahui tingkat beban pencemaran lingkungan di Distrik Abepura perlu diketahui
jumlah industri tahu, kapasitas produksi dan debit limbah cair, serta karakteristik
limbah cair tahu untuk menentukan cara pengolahan limbah cair yang tepat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengolahan limbah industri tahu
dan beban pencemaran limbah cair yang dihasilkan di kawasan industri pembuatan
tahu di Distrik Abepura.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif dengan metode penelitian
survei, dengan menggunakan alat bantu kuesioner dan ceklis. Wawancara dilakukan
terhadap pengusaha tahu, serta pengambilan sampel limbah cair tahu untuk di analisis
kualitasnya. Hasil pengamatan dan analisis dihitung menggunakan metode deskriptif
dan dibandingkan dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No.51 tahun 1995
tentang baku mutu limbah cair bagi kegiatan industri. Pengamatan yang dilakukan
pada penelitian ini adalah jumlah industri dan kapasitas produksi, debit dan
karakteristik limbah cair indutri tahu. Karakteristik limbah cair tahu seperti nilai
suhu,warna, BOD,COD, pH, dan lemak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pengusaha tahu di Distrik
Abepura adalah 6 industri. Kapasitas produksi tahu di kawasan ini mencapai 1.500
kg/hari dan limbah cair tahu yang dihasilkan sebesar 2,59 m³/hari. Rata-rata suhu
limbah cair adalah 22,5°C, warna 5.904Pt-Co,. Beban pencemaran limbah cair tahu
dari parameter kimia meliputi BOD rata-rata BOD 0,87 mg/l, COD 1.471 mg/l, pH
bersifat asam yaitu 4,45, dan lemak rata-rata 15,5 mg/l.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa parameter fisik yaitu warna tidak
memenuhi syarat, dan parameter kimia meliputi suhu, COD dan kandungan lemak
tidak memenuhi syarat. Saran yang dapat diberikan adalah melakukan pengolahan
terhadap limbah cair tahu sebelum dibuang ke perairan dengan membuat IPAL.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Limbah cair industri tahu yang dibuang secara langsung tanpa pengolahan terlebih dahulu akan menyebabkan terjadinya pencemaran badan air, seperti warna sungai menjadi keruh dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Hal ini disebabkan karena banyaknya air limbah yang dibuang dari industri tahu setiap harinya. Untuk mengetahui tingkat beban pencemaran lingkungan di Distrik Abepura perlu diketahui jumlah industri tahu, kapasitas produksi dan debit limbah cair, serta karakteristik limbah cair tahu untuk menentukan cara pengolahan limbah cair yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengolahan limbah industri tahu dan beban pencemaran limbah cair yang dihasilkan di kawasan industri pembuatan tahu di Distrik Abepura. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif dengan metode penelitian survei, dengan menggunakan alat bantu kuesioner dan ceklis. Wawancara dilakukan terhadap pengusaha tahu, serta pengambilan sampel limbah cair tahu untuk di analisis kualitasnya. Hasil pengamatan dan analisis dihitung menggunakan metode deskriptif dan dibandingkan dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No.51 tahun 1995 tentang baku mutu limbah cair bagi kegiatan industri. Pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah jumlah industri dan kapasitas produksi, debit dan karakteristik limbah cair indutri tahu. Karakteristik limbah cair tahu seperti nilai suhu,warna, BOD,COD, pH, dan lemak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pengusaha tahu di Distrik Abepura adalah 6 industri. Kapasitas produksi tahu di kawasan ini mencapai 1.500 kg/hari dan limbah cair tahu yang dihasilkan sebesar 2,59 m³/hari. Rata-rata suhu limbah cair adalah 22,5°C, warna 5.904Pt-Co,. Beban pencemaran limbah cair tahu dari parameter kimia meliputi BOD rata-rata BOD 0,87 mg/l, COD 1.471 mg/l, pH bersifat asam yaitu 4,45, dan lemak rata-rata 15,5 mg/l. Penelitian ini menyimpulkan bahwa parameter fisik yaitu warna tidak memenuhi syarat, dan parameter kimia meliputi suhu, COD dan kandungan lemak tidak memenuhi syarat. Saran yang dapat diberikan adalah melakukan pengolahan terhadap limbah cair tahu sebelum dibuang ke perairan dengan membuat IPAL.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email info@wanteknologi.com
Last Modified: 01 Feb 2026 15:29
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/1245

Actions (login required)

View Item
View Item